Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum untuk kembali mengenal sosok Rasulullah ﷺ dan nilai-nilai yang beliau ajarkan. Di tengah kesibukan sehari-hari, peringatan ini memberi ruang bagi kita untuk berhenti sejenak dan bertanya: sudah sejauh mana kita meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari?
Bagi anak-anak, pertanyaan tersebut tentu perlu dikenalkan dengan cara yang dekat dengan dunia mereka. Karena itu, peringatan Maulid Nabi di SIT Auladi dikemas melalui berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan siswa.
Maulid Nabi sebagai Momentum Muhasabah

Kegiatan peringatan Maulid Nabi di SIT Auladi Sematang Borang
Memperingati kelahiran Rasulullah ﷺ dapat menjadi kesempatan untuk melihat kembali hal-hal sederhana yang bisa kita teladani.
Kejujuran ketika berbicara. Menjaga amanah yang diberikan. Menyayangi orang lain, menghormati sesama, dan tetap berbuat baik meskipun melalui hal-hal kecil.
Nilai-nilai tersebut mungkin terdengar sederhana. Namun, justru dari kebiasaan sederhana itulah pendidikan karakter anak dibangun.
Pertanyaannya kemudian bukan hanya seberapa banyak kisah Rasulullah yang kita ketahui, melainkan nilai apa yang bisa kita bawa ke dalam kehidupan sehari-hari?
Maulid Nabi di Auladi: Belajar, Bergembira, dan Bersyukur

Kak Dwi mengajak para siswa SD & TK untuk berpartisipasi dalam dongengnya
Di SIT Auladi, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung dengan bentuk kegiatan yang disesuaikan dengan karakter masing-masing unit.
Ada yang mengenalkan keteladanan Rasulullah melalui dongeng. Ada pula yang mengajak siswa mendengarkan ceramah dan mengambil waktu untuk merefleksikan pesan yang disampaikan.
Pendekatannya boleh berbeda, tetapi pesan yang dibawa tetap sama: mengenal Rasulullah ﷺ dan belajar membawa keteladanan beliau dalam kehidupan.
TK dan SD: Mengenal Keteladanan melalui Dongeng

Kegitan Maulid Nabi di SIT Auladi Sako dibawa dengan dongeng boneka
Bagi anak-anak usia TK dan SD, cerita sering kali menjadi jalan yang lebih dekat untuk memahami sebuah nilai.
Melalui dongeng, kisah tentang Rasulullah ﷺ dapat disampaikan dengan bahasa yang lebih mudah mereka ikuti. Anak-anak tidak sekadar mendengar sebuah cerita, tetapi diajak mengenali nilai yang ada di dalamnya.
Dari sebuah kisah tentang kejujuran, misalnya, anak dapat mulai memahami mengapa berkata benar perlu dibiasakan. Dari kisah tentang menyayangi sesama, mereka belajar bahwa kebaikan dapat dimulai dari cara memperlakukan teman di sekolah.
SMP: Mendengarkan dan Merefleksikan

Foto bersama dengan penceramah di SIT Auladi Jakabaring
Memasuki jenjang SMP, pendekatan kegiatan mulai berkembang. Siswa mengikuti ceramah yang memberi ruang untuk mendengarkan, memahami, dan merefleksikan pesan tentang Rasulullah ﷺ.
Perubahan pendekatan ini mengikuti perkembangan usia siswa. Apa yang sebelumnya dikenalkan melalui cerita mulai diarahkan menjadi bahan pemikiran dan refleksi yang lebih dekat dengan kehidupan remaja.
Di sinilah Maulid dapat menjadi ruang bagi siswa untuk bertanya kepada diri sendiri: akhlak Rasulullah seperti apa yang ingin saya bawa dalam kehidupan sehari-hari?
Merayakan dengan Sukacita, Memaknai dengan Khidmat
Maulid Nabi Muhammad SAW tentu dapat menjadi waktu untuk bergembira, berkumpul, dan menikmati kebersamaan.
Namun, ketika kegiatan selesai, ada sesuatu yang semestinya tetap dibawa pulang: keinginan untuk mengenal Rasulullah ﷺ lebih dekat dan meneladani akhlaknya dalam kehidupan.
Di SIT Auladi, setiap kegiatan menjadi bagian dari proses belajar. Melalui cerita, nasihat, dan kebersamaan, siswa diajak mengenal keteladanan Rasulullah dengan cara yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Sebab, merayakan Maulid tidak berhenti pada mengingat kelahiran beliau. Ada kesempatan untuk membawa semangat dan keteladanan Rasulullah ﷺ ke dalam cara kita belajar, berteman, menghormati orang lain, dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Ingin melihat bagaimana nilai-nilai Islam menjadi bagian dari pengalaman belajar siswa di SIT Auladi? Jelajahi berbagai cerita dan kegiatan pembelajaran lainnya melalui rubrik News SIT Auladi.