TKIT Auladi Palembang mengadakan kegiatan Simulasi Salat Id sebagai bagian dari pembelajaran praktik ibadah bagi siswa. Kegiatan ini diikuti oleh siswa dari tiga lokasi TKIT Auladi, yaitu Auladi SU II, Auladi Sako, dan Auladi Pakjo.
Simulasi tersebut dilaksanakan pada tanggal yang berbeda, di mana TKIT Auladi Sako melaksanakan kegiatan pada Selasa, 3 Maret 2026, sementara TKIT Auladi SU II dan Auladi Pakjo melaksanakan kegiatan pada Rabu, 4 Maret 2026.
Mengenalkan Tata Cara Salat Id kepada Anak
Dalam kegiatan ini, para siswa diajak mempraktikkan tata cara pelaksanaan Shalat Id secara berjamaah. Guru memberikan arahan secara bertahap mengenai setiap tahapan salat.
Pertama, siswa diperkenalkan dengan niat dan takbir tambahan dalam Salat Id. Selanjutnya, guru mencontohkan gerakan salat yang kemudian diikuti oleh para siswa secara bersama-sama.
Dengan cara ini, anak-anak dapat belajar melalui praktik langsung. Metode tersebut membantu mereka memahami tata cara salat dengan lebih mudah.
Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan kebiasaan baik dalam beribadah. Misalnya, siswa belajar mengikuti imam dengan tertib dan menjaga kekhusyukan selama pelaksanaan salat.
Simulasi Khutbah Salat Id
Setelah pelaksanaan simulasi salat, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi khutbah Salat Id. Pada sesi ini, salah satu siswa berperan sebagai khatib yang menyampaikan khutbah di hadapan teman-temannya.
Dalam simulasi tersebut, siswa yang bertugas sebagai khatib menyampaikan pesan-pesan sederhana tentang kebaikan dan nilai-nilai Islam. Sementara itu, siswa lainnya duduk dengan tertib belajar mengenal dan menyimak khutbah secara sederhana, sebagaimana rangkaian pelaksanaan Salat Id.
Melalui kegiatan ini, para siswa dapat mengenal rangkaian ibadah Salat Id secara lebih lengkap. Tidak hanya mempraktikkan gerakan salat, mereka juga belajar memahami bahwa setelah Salat Id biasanya dilanjutkan dengan penyampaian khutbah.
Selain itu, kegiatan ini juga melatih kepercayaan diri siswa yang tampil menyampaikan khutbah di depan teman-temannya. Dengan demikian, simulasi ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran ibadah, tetapi juga membantu mengembangkan kemampuan komunikasi dan keberanian anak.
Antusiasme Siswa Mengikuti Kegiatan
Kegiatan simulasi ini disambut dengan penuh antusias oleh para siswa. Sejak awal kegiatan dimulai, anak-anak terlihat bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Selain belajar tentang ibadah, mereka juga menikmati proses pembelajaran yang berlangsung. Guru memberikan bimbingan sehingga siswa dapat mengikuti setiap gerakan salat dengan baik.
Bagi sebagian siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman baru. Mereka dapat melihat dan merasakan suasana pelaksanaan Salat Id secara berjamaah.
Dengan demikian, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi anak-anak.
Pembelajaran Nilai-Nilai Keislaman Sejak Dini
Simulasi Salat Id ini menjadi salah satu bentuk komitmen TKIT Auladi Palembang dalam memberikan pendidikan karakter Islami kepada siswa.
Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal ibadah sejak usia dini. Selain itu, mereka juga belajar tentang kedisiplinan, kebersamaan, dan sikap saling menghormati.
Dengan pengalaman tersebut, diharapkan siswa dapat memahami pentingnya ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai keislaman pun dapat tertanam sejak usia dini.